Pada tahun 1922, William Addison Dwiggins mempopulerkan istilah “desain grafis” untuk membedakan antara seni ilustrasi dan desain komunikasi visual. Mengingat sebuah industri bukannya tidak pernah ada sebelumnya, hal ini menyusul pengenalan media cetak. Terlebih, pada awal abad 20, industri mulai subur dan tanggap terhadap komunikasi publik. Sedang bangsa Amerika mulai beralih kepada produk Western. Makanya, pada waktu itu ada yang disebut artis komersil hiperesktruktur yang mendesain poster, produk hingga barang marketing. Menariknya, dan bahkan kebanyakan dari mereka dilakukan dengan pendekatan marketing. Ada alasan tersendiri kenapa orang mulai paham mengenal profesi desainer grafis ini. Karena saat komputer diperkenalkan, bahkan ditunjukkan kepada publik, pacing desain juga mulai muncul. Sejak itulah pekerjaan seorang desainer grafis semakin tak terbatas.
Lagi butuh desain tapi bingung mulai dari mana? Tenang, kami siap bantu dari konsep sampai jadi!
Kami percaya setiap usaha, sekecil apa pun, pantas tampil profesional.
Yuk, ngobrol dulu via telepon atau WA!
Telp. 0271-715132,
WA. 08122 8992 026 | 0852 2963 2769
IG. @jdcetak
